Shaloom Razade dan Ratu Sofya Adu Akting di Film Horor Terbaru The Bell

JAKARTA, Kabar Mataram – Industri perfilman horor Indonesia kembali kedatangan karya segar yang menggabungkan talenta muda berbakat dengan legenda lokal. Film The Bell: Panggilan untuk Mati resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai hari ini, 7 Mei 2026. Salah satu daya tarik utama film ini adalah kolaborasi perdana antara dua aktris muda yang sedang naik daun, Shaloom Razade dan Ratu Sofya.
Kehadiran para pemain film The Bell ini telah mencuri perhatian sejak rangkaian special screening sukses digelar di berbagai kota, mulai dari Jakarta hingga Belitung. Film ini menjanjikan pengalaman horor atmosferik yang kuat, didukung oleh kualitas akting yang solid dari jajaran pemerannya.
Kolaborasi Bintang Muda dan Aktor Senior
Dalam film ini, Shaloom Razade memerankan karakter Isabel, sementara Ratu Sofya berperan sebagai Airin. Keduanya beradu peran dengan aktor muda berprestasi Bhisma Mulia yang memerankan karakter Danto. Tidak hanya mengandalkan wajah-wajah baru, film ini juga diperkuat oleh aktor senior legendaris Mathias Muchus yang memberikan kedalaman pada cerita.
Sutradara Jay Sukmo mengungkapkan bahwa pemilihan para pemain ini didasarkan pada kebutuhan karakter yang mampu menyampaikan emosi ketakutan secara natural tanpa harus bergantung pada jumpscare murahan. “Saya ingin menakut-nakuti penonton dengan cerita dan situasi. Ada treatment visual unik menggunakan tiga aspek rasio berbeda untuk menggambarkan setiap periodenya,” ujar Jay.
Sinopsis: Teror Penebok yang Mengincar Kepala
Cerita bermula saat sekelompok YouTuber yang terobsesi dengan viralitas nekat mencuri lonceng keramat di Belitung. Tindakan ceroboh tersebut justru membebaskan Penebok—sosok entitas mengerikan tanpa kepala bergaun merah yang telah terkurung selama ratusan tahun. Kini, setiap denting lonceng menjadi pertanda kematian, di mana Penebok datang untuk menagih kepala dari siapa pun yang mendengarnya.
Film produksi Sinemata Buana Kresindo ini juga mengangkat isu relevan mengenai ambisi buta di era digital, menjadikan narasi horornya terasa sangat dekat dengan kehidupan saat ini.
Siap Melenggang ke Cannes Film Market
Prestasi membanggakan turut mengiringi perilisan film ini. The Bell: Panggilan untuk Mati dijadwalkan berpartisipasi dalam Cannes Film Market di Perancis pada 12–20 Mei 2026. Langkah ini merupakan upaya serius untuk memperkenalkan kualitas sinema horor Indonesia yang kaya akan budaya lokal ke kancah global.
Selain jajaran pemain utama, film ini juga didukung oleh talenta berbakat lainnya seperti Givina Lukita Dewi, Septian Dwi Cahyo, dan Zidan Zhu. Suasana makin mencekam dengan original soundtrack “Penuh Kenangan” dari Egha De Latoya yang memperkuat emosi penonton sepanjang film.
Jangan lewatkan aksi memukau Shaloom Razade dan Ratu Sofya menghadapi teror Penebok. Segera beli tiketnya di aplikasi bioskop langganan Anda dan ikuti informasi terbaru melalui Instagram resmi @thebell.film.
Drias Production Mbk Production
