Browse By

Bahlil Lahadalia di Musda Golkar Sulut: Soliditas adalah Kunci Kemenangan Politik 2026

MUSYAWARAH DAERAH – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (tengah) saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Manado, Sabtu (11/4/2026)

MANADO, Kabarmataram News. – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan arahan strategis yang kuat dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) yang berlangsung di Manado. Dalam forum tertinggi tingkat daerah tersebut, Bahlil menegaskan bahwa soliditas kader bukan sekadar pilihan, melainkan “harga mati” yang harus dijaga demi memenangkan kontestasi politik pada tahun 2026.

Bahlil memandang Sulawesi Utara sebagai salah satu lumbung suara paling potensial di kawasan Timur Indonesia bagi partai berlambang pohon beringin tersebut. Oleh karena itu, Musda ini diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan yang inklusif dan mampu menyatukan seluruh elemen partai.

Fokus Utama: Soliditas Sebagai Fondasi Politik

Dalam pidato politiknya, Bahlil mengingatkan bahwa dinamika politik di masa depan akan semakin kompleks. Tanpa kesatuan visi antara pengurus tingkat pusat dan daerah, target-target besar partai akan sulit direalisasikan. Ia mengimbau seluruh kader di Bumi Nyiur Melambai untuk menanggalkan ego pribadi maupun kelompok.

Tiga Instruksi Strategis Bahlil Lahadalia:

  • Penetrasi Akar Rumput: Kader diwajibkan lebih intensif menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan solusi konkret atas persoalan lokal.
  • Digitalisasi Organisasi: Mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk koordinasi kader yang lebih efisien dan kampanye kreatif yang menyasar pemilih muda.
  • Sinkronisasi Kebijakan: Memastikan program kerja DPD I Golkar Sulut berjalan selaras dengan garis kebijakan DPP Partai Golkar di Jakarta.

Musda Sulut: Momentum Evaluasi dan Regenerasi

Musda kali ini tidak hanya dipandang sebagai ajang suksesi kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang evaluasi atas capaian partai selama satu periode terakhir. Bahlil menekankan pentingnya proses demokrasi internal yang sehat dan mengedepankan asas musyawarah mufakat.

“Partai Golkar adalah partai yang matang secara organisasi. Musda di Sulawesi Utara harus menjadi etalase demokrasi internal yang elegan. Siapa pun nakhoda yang terpilih, ia memikul tanggung jawab besar untuk merangkul semua faksi,” ujar Bahlil di hadapan ratusan delegasi.

Target Politik di Sulawesi Utara

Sulawesi Utara memiliki nilai geopolitik yang strategis. Pasca-Musda, Partai Golkar menargetkan peningkatan signifikan jumlah kursi di parlemen daerah serta kemenangan dalam Pilkada serentak di berbagai kabupaten dan kota di Sulut.

Rencana Aksi Pasca-Musda:

  1. Penguatan Struktur: Melakukan konsolidasi menyeluruh hingga tingkat desa dan kelurahan untuk memperkuat mesin partai.
  2. Kaderisasi Milenial: Mengaktifkan sayap-sayap partai untuk menjaring pemimpin muda potensial guna menghadapi regenerasi politik.
  3. Politik Berbasis Kinerja: Memaksimalkan peran kader yang duduk di eksekutif dan legislatif untuk menunjukkan kerja nyata bagi masyarakat.

Kesimpulan: Menatap Kejayaan Golkar di Sulut

Pesan “Soliditas” yang digaungkan Bahlil Lahadalia menjadi sinyal kuat bahwa Golkar siap melakukan akselerasi politik di Sulawesi Utara. Keberhasilan Musda ini akan menjadi barometer bagi kekuatan Golkar di kawasan Sulawesi. Dengan kepemimpinan yang solid, Partai Golkar optimis dapat kembali mendominasi lanskap politik dan memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan di Sulawesi Utara.